Luputnya Bahasa Daerah di Bumi Pertiwi

Indonesia adalah negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia peringkat keempat setelah negara China, India, Amerika Serikat. Dengan jumlah penduduk sebanyak itu tentu diperlukannya bahasa sebagai sarana komunikasi antar masyarakat Indonesia untuk bertukar informasi. Tahukah anda bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah bahasa terbanyak kedua setelah Papua Nugini yang memiliki bahasa daerah sebanyak 867 bahasa sedangkan Indonesia memiliki bahasa daerah sebanyak 742 bahasa. Bahasa daerah adalah bahasa yang digunakan oleh masyarakat dalam suatu wilayah tertentu yang terdapat dalam suatu negara. Hal ini menunjukan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya dan bahasa yang perlu dilestarikan.

Namun saat ini, bahasa daerah di Indonesia terancam punah bahkan menurut Kepala Badan pengembangan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dadan Sunendar Mengatakan sebanyak 139 bahasa daerah di Indonesia statusnya terancam punah. Hal ini, disebabkan oleh berbagai faktor yaitu tergesernya eksistensi bahasa daerah di masyarakat oleh bahasa asing. Pemberdayaan bahasa daerah tentu tidak lepas dari pendidikan yang diterapkan oleh lembaga pendidikan dan keluarga. Selain itu, faktor lain yang menyebabkan luputnya bahasa daerah di generasi muda adalah banyak dari orang tua yang memasukan anaknya ke sekolah Internasional yang menerapkan bahasa asing yaitu bahasa inggris dalam kesehariannya tanpa menerapkan bahasa daerah dalam kurikulum pembelajarannya. Serta, globalisasi yang mengakibatkan masuknya arus asing  ke Indonesia. Inilah yang menyebabkan generasi muda mulai bersikap tidak peduli terhadap bahasa daerah di Indonesia karena kurangnya rasa memiliki bahasa daerah dalam diri generasi muda.

UU No 24 tahun 2009 menyatakan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah berkewajiban melestarikan bahasa dan sastra daerah. pemerintah seharusnya mampu mengembangkan bahasa  daerah dengan cara penyampaian yang menarik minat generasi muda. Tidak hanya pemerintah yang berkwajiban melestarikan bahasa daerah tetapi keluarga sebagai pendidikan pertama ikut andil untuk mencegah punahnya bahasa daerah di masyarakat. Bahkan kita sebagai mahasiswa sebagai agent of change segera membangun strategi kreatif dan inovatif untuk mencegah punahnya bahasa daerah di Indonesia karena memiliki peranan yang sangat besar di masyarakat.

Mahasiswa sudah seharusnya mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai upaya pelestarian bahasa daerah di Indonesia. Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah suatu visi sebagai tanggung jawab civitas akademik yang terdiri dari penelitian, pendidikan dan Pengabdian pada Masyarakat. Mahasiswa meneliti penyebab  serta memberikan solusi untuk mencegah punahnya bahasa daerah. adapun mahasiswa dapat berkontribusi aktif terhadap pengembangan pendidikan bahasa daerah di masyarakat. Selain itu, mahasiswa mengabdi dalam perkembangan bahasa daerah di masyarakat khususnya masyarakat perkotaan. Tentunya upaya pelestarian bahasa daerah ini dilakukan dengan memupuk rasa cinta dan saling memiliki terhadap bahasa daerah sendiri dan terus mengembangkannya dengan cara yang menaik tanpa menghilangkan nilai dasar budaya sehingga tidak terkikis oleh bahasa asing.

Bahasa daerah merupakan salah satu aset yang dimiliki oleh Indonesia sebagai bukti keanekaragaman dan kekayaan bangsa Indonesia. Faktor utama dalam terkikisnya bahasa daerah oleh bahasa asing adalah kurangnya rasa kepemilikan bahasa daerah pada diri masyarakat. Mahasiswa berperan dalam menjaga keberlangsungan hidup bahasa daerah, tidak hanya mahasiswa tetapi pemerintah dan keluarga berperan terhadap pendidikan bahasa daerah. oleh karena itu sudah seharusnya kita sebagai masyarakat Indonesia menjaga kelestarian bahasa daerah sebagai aset kebanggan Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s